Aug 2, 2013

Mata Uang Terendah Di Dunia - The Most Devalued Currency of The World, Redenominasi Rupiah.

Periode akhir Juli menuju awal Agustus pada tahun 2013 nilai mata uang rupiah (IDR) sempat melemah terhadap nilai mata uang amerika, USD. Nilai tukar rupiah dengan dolar Amerika menembus angka Rp.10.000,- dan berkisar di Rp. 10.200,-an. Hal ini sempat menjadi pemberitaan hangat dan masyarakat sempat menyoroti kebijakan Bank Indonesia (BI). Dan BI mengambil keputusan untuk menaikan bunga kredit untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Melemahnya nilai tukar rupiah dikarenakan inflasi yang semakin meninggi pasca kenaikan harga BBM bersubsidi diikuti 'efek domino' di masyarakat. Berdekatan dengan hari raya lebaran umat Muslim, harga kebutuhan pokok juga ikut mengalami inflasi yang mendorong laju inflasi yang semakin meninggi. Hal ini sempat menjadi pemberitaan hangat dan masyarakat sempat menyoroti kebijakan Bank Indonesia (BI). Dan BI mengambil keputusan untuk menaikan bunga kredit untuk memperkuat nilai tukar rupiah. 

Lain hal dengan nilai tukar rupiah, desas desus dan sosialisasi rencana pemerintah untuk meredominasi rupiah pun terus bergulir. Perlahan tapi pasti, rencana jangka panjang untuk meredominasi rupiah terus dilakukan. Rencana untuk meredominasi rupiah mendapat banyak hambatan dan tantangan, masyarakat banyak berpikir bahwa nilai mata uang rupiah nantinya akan terpotong (ter-sanetering). 

Apa itu rendominasi rupiah?? Redenominasi adalah pemotongan nilai pecahan mata uang, menyederhanakan dominasi (pecahan) mata uang dengan cara mengurangi digit tanpa mengurangi nilai mata uangnya. Berbeda dengan sanetering yang memotong nilai mata uang dan dilakukan pada kondisi makro tidak stabil, redenominasi rupiah harus dilakukan pada saaat kondisi ekonomi makro stabil dengan laju inflasi yang terkendali. Contoh sederhana adalah nilai pecahan Rp 10.000 menjadi Rp 10. Nilai tukar rupiah tidak akan berkurang, hanya nilai pecahannya saja yang diperkecil. 

Sempat gw berpikir se-rendah itu kah nilai mata uang Indonesia di dunia. Ternyata tidak. Hal mengejutkan ternyata ada negara yang jauh lebih mengejutkan dibandingkan Indonesia, dan pemerintahan yang berwenang mengambil langkah yang terbalik dengan pemerintah Indonesia untuk meredominasi rupiah.
 
Adalah negara Zimbabwe yang memiliki nilai mata uang terendah. Bayangkan saja, di Zimbabwe terdapat pecahan mata uang 100 milyar dolar Zimbabwe. Mengejutkan! Gw pikir nilai tersebut sangat besar sehingga sangat-sangat berharga. Ternyata tidak demikian. Nilai yang sangat besar tersebut justru berbanding terbalik. Seperti pada gambar disamping, kita dapat melihat bahwa 100 milyar dolar Zimbabwe disetarakan dengan nilai tukar 3 butir telur. Hal tersebut terjadi setelah laju inflasi yang tak terkendali pada negara tersebut, sehingga nilai tukar mata uangnya menjadi rendah meski pecahannya besar. Jika dikonversi, 1 dolar Amerika setara dengan sekitar 4.672.634.610 dolar Zimbabwe. Untuk menanggulangi masalah ini pemerintah Zimbabwe telah mengumumkan bahwa untuk setiap 4,6 miliar dolar catatan baru yang dicetak akan sama dengan 1 dolar Zimbabwe dari mata uang baru. Jika seseorang ingin membeli bahan makanan ia harus membawa seikat uang. Saat ini warga negara Zimbabwe terkesan meninggalkan mata uangnya sendiri dan beralih ke mata uang negara lain. Kalau sudah seperti itu gw pikir adalah langkah baik untuk meredominasi nilai pecahan menjadi sederhana. Sebelum nilai pecahan terlihat sangat besar dan membesar. Take a look to a picture below!



Bagaimana menurut kalian?? Menenteng sekarung uang di Zimbabwe terasa biasa saja, tidak seheboh dan terkesan berbahaya seperti di Indonesia.

Sumber - sumber